¡Sólo paga lo que necesites, con tasa de interés fija y plazos flexibles sin penalización!, préstamos personales en línea de México.

Быстрые кредиты и мгновенные займы на карту без проверок в Москве и Санкт-Петербурге. Без проверок 24/7.

Без відсотків онлайн позика на картку або швидкий кредит. Працюємо цілодобово без вихідних.

créditos rápidos online

Monto del préstamo $1 000 - $10 000, préstamos en 10 minutos sin nomina. Créditos Urgentes Online en México.

01-Erwina Azizah Hasibuan – PAIDAGOGEO

Jurnal Paidagogeo

01-Erwina Azizah Hasibuan

01-Erwina Azizah Hasibuan

PENERAPAN   MODEL   PEMBELAJARAN   ICARE  UNTUK MENINGKATKAN  HASIL  BELAJAR  MATERI PELUANG SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5 PADANGSIDIMPUAN

Erwina Azizah Hasibuan

 

 

ERWINA AZIZAH HASIBUAN

Dosen di Jurusan Pendidikan Matematika FKIP  UGN Padangsidimpuan

 

Abstract

      This research intent to know if learning model implement student ICARE  can increase student studying result opportunity material at class XI SMA Country 5 Padangsidimpuan.  Method that is utilized in this research is Observational Action class that consisting of planning, action performing, observation, ref-lection. This research consisting of two cycles, there is subjek even this research is student class XI SMA Country 5 Padangsidimpuan sc-hool years 2015 2016 total one 24 students. On learning performing with implemented model learning ICARE yielding increasing ha-ppening learned student. Learned yielding st-ep-up gets to be seen by beginning of point Essays Startup, Essay Mathematicses Learned Result I. Cycle, and Essays Mathematics Stu-dying Result Cycle II.. Base analisis data that is done on yielding point essays to get is kno-wn from student average value 63,33 on Essay Early, worked up as 71,17 on Essay Mathema-tics Studying Result – 1, then increasing again as 77,78 on Essay Mathematics Studying Res-ult – 2. according to observational watch para-meters, besides gets from student average va-lue, learned yielding step-up can also be seen from studying thoroughness with Minimal thoroughness Criterion (KKM) already been established which is 75. Evident on result es-says startup of 36 student that follow to essay, there is 11 complete student learned and 25 st-udent that don't complete learned, with tho-roughness percentage just study as big as 30,-56%. Even on successes i. cycle student just reach 52,78% and model implement assump-tions learnings Introduction, Connect, Apply, Reflect, and Extend  (ICARE) baffled, but stu-dent success have experienced step-up. Lear-ned yielding thoroughness student on perfor-ming essays to usufruct mathematics studying for cycle II. experience step-up again with thoroughness percentage reaches 77,78%.

 

Key word:  ICARE Learning model, Learned

                  result, Opportunity

Abstrak

      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran student  ICARE dapat meningkatkan hasil belajar  sis-wa materi peluang di kelas XI SMA Negeri 5 Padangsidimpuan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tinda-kan Kelas yang terdiri dari perencanaan, pela-ksanaan tindakan, observasi, refleksi. Peneli-tian ini terdiri dari dua siklus, adapun subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 5 Padangsidimpuan tahun pelajaran 2015-2016 yang berjumlah 24 orang siswa. Pada pelaksanaan pembelajaran dengan pe-nerapan model pembelajaran ICARE terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat mulai dari nilai Tes Awal, Tes Hasil Belajar Matematika Siklus I, dan Tes Hasil Belajar Matematika Siklus II. Berdasarkan analisis data yang dilakukan pada nilai hasil tes dapat diketahui dari nilai rata-ra-ta siswa sbesar 63,33 pada Tes Awal, meni-ngkat menjadi 71,17 pada Tes Hasil Belajar Matematika – 1, kemudian meningkat lagi menjadi 77,78 pada Tes Hasil Belajar Mat-ematika – 2.  Sesuai dengan parameter peng-amatan penelitian, selain dapat dari nilai rata-rata siswa, peningkatan hasil belajar juga dap-at dilihat dari ketuntasan belajar dengan Kri-teria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan yaitu 75. Terbukti pada hasil tes awal dari 36 siswa yang mengikuti tes, ada 11 siswa yang tuntas belajar dan 25 siswa yang tidak tuntas belajar, dengan persentase ketu-ntasan belajar hanya sebesar 30,56%. Meski-pun pada siklus I keberhasilan siswa hanya mencapai 52,78% dan anggapan penerapan model pembelajaran Introduction, Connect, Apply, Reflect, and Extend (ICARE) gagal, namun keberhasilan siswa sudah mengalami peningkatan. Ketuntasan hasil belajar siswa pada pelaksanaan tes hasil belajar matematika untuk siklus II mengalami peningkatan lagi dengan persentase ketuntasan mencapai 77,-78%.

Kata kunci: Model Pembelajaran ICARE, Hasil Belajar, Peluang

.

Paidagogeo Vol.1 No.3 – Desember 2016 [ISSN 2527-9696]

Hlm 923- 935